Wujudkan Generasi Tanggap Darurat, Prodi S1 Keperawatan FITKes Unjani Sukses Gelar Pelatihan Medis Digital bagi Siswa SMA/SMK Sederajat
- Senin, 19 Oktober 2026
Media Kreatif (191026) Sebagai bentuk implementasi nyata dari Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, Program Studi Ilmu Keperawatan S1 Fakultas Ilmu Kesehatan (FITKes) Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) kembali menghadirkan terobosan penting. Kali ini, prodi sukses menyelenggarakan program Pelatihan Kegawatdaruratan bagi Siswa SMA dan SMK se-Kota Cimahi Berbasis Digital yang dihelat selama dua hari berturut-turut pada Jumat hingga Sabtu, 1617 Oktober 2026.
Pelatihan skala besar ini dirancang tidak hanya untuk memberikan edukasi kesehatan teoretis, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi modern. Hal tersebut tercermin dari pelibatan aktif unsur sivitas akademika, di mana para dosen berkolaborasi erat dengan mahasiswa. Salah satu figur penting di balik layar kesuksesan digitalisasi acara ini adalah Aditia Puspa M, mahasiswa semester 3 Program Studi Ilmu Keperawatan S1. Aditia mengambil peran krusial sebagai perancang sekaligus pengembang website khusus yang menjadi fondasi utama digitalisasi seluruh rangkaian kegiatanmulai dari sistem informasi peserta, akses materi, hingga alur evaluasi daring yang terintegrasi secara seamless.
Rangkaian kegiatan akbar ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Program Studi Ilmu Keperawatan S1, Ibu Meivi Sesanelvira, yang hadir mewakili Kepala Program Studi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh panitia, dosen, dan mahasiswa yang terlibat. Ibu Meivi menegaskan bahwa pembekalan pengetahuan mengenai pertolongan pertama (first aid) sejak usia sekolah menengah merupakan sebuah urgensi sosial yang sangat krusial. Melalui pelatihan ini, diharapkan para pelajar di Kota Cimahi mampu bertransformasi menjadi agen perubahan yang sigap, tenang, dan memiliki kecekatan mental dalam menghadapi berbagai situasi krisis medis yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja di lingkungan sekitar mereka.
Memasuki sesi inti pada hari pertama, para peserta mendapatkan pematerian komprehensif yang disampaikan langsung oleh jajaran dosen ahli keperawatan dari FITKes Unjani. Materi yang disajikan berfokus pada penanganan kondisi darurat sehari-hari yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat, meliputi protokol penanganan orang pingsan, teknik evakuasi pada kasus tersedak (choking), penanganan cedera olahraga yang kerap dialami remaja, tata laksana kegawatdaruratan pada kasus kejang, hingga penanganan serius terhadap heatstroke akibat suhu tubuh yang terlalu tinggi. Para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan teori yang dikemas secara menarik dan aplikatif.
Agenda kemudian berlanjut pada hari kedua dengan metode evaluasi yang ketat dan terstruktur. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan post-test sebagai parameter pengukur tingkat pemahaman peserta setelah menerima materi mendalam sehari sebelumnya, yang sekaligus menjadi bentuk evaluasi berkelanjutan dari pre-test di awal pembukaan. Puncak dari hari kedua ditandai dengan pelaksanaan ujian berbasis OSCE (Objective Structured Clinical Examination). Melalui metode ujian klinis objektif ini, kemampuan praktis, ketepatan tindakan, serta pengetahuan klinis para peserta diuji secara langsung oleh para instruktur profesional, memastikan bahwa setiap materi yang disampaikan benar-benar terserap dan dapat dipraktikkan secara benar.
Melalui suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini, Program Studi Ilmu Keperawatan S1 FITKes Unjani membuktikan komitmen konsistennya dalam menghadirkan inovasi pendidikan kesehatan yang berdampak luas. Integrasi platform digital buatan mahasiswa tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional acara, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa institusi mampu merangkul era transformasi digital dalam setiap aksi pengabdian kepada masyarakat demi mewujudkan generasi muda Kota Cimahi yang siaga darurat dan peduli kesehatan.
